Cute Girl

  • Hot Model Body Sexy - I love him, she have great body. His face is very cute. I'm not sure were she come from. Maybe Bali, Japan, Or Korea. But i sure she is very beautiful. You...
| 0 komentar ]

AS Proteksi Ekonominya, Barang China Banjiri Indonesia

Batik asal China semakin banyak merambah pasar Indonesia, seperti di Pasar Johar, Semarang, Jawa Tengah, Senin (15/9). Harga batik china lebih murah daripada batik lokal sehingga lambat laun bisa menggerus batik tradisional yang merupakan kekayaan budaya bangsa.

/

Untuk memperbaiki perekonomian pascakrisis, Amerika Serikat melakukan proteksi pada perekonomiannya. Hal ini dikhawatirkan membuat produk-produk China yang tidak terserap ke negara adidaya itu akan semakin membanjiri pasar Indonesia. Demikian ungkap ekonom Indonesian Economic Intelligence (IEI), Syamsul Hadi, di kantor IEI Jakarta, Minggu (2/8).

Apalagi, menurut Syamsul, China dan ASEAN telah menyepakati perdagangan bebas (FTA) tahun 2005. "Dengan perjanjian itu maka bea masuk produk pertanian China ke ASEAN adalah 0 persen dan bea masuk produk manufaktur China ke ASEAN maksimal 5 persen pada tahun 2009," ungkap Syamsul.

Menurut Syamsul, yang juga mengajar Politik Ekonomi Global di FISIP Universitas Indonesia, tidak perlu dengan FTA produk-produk China sudah menyebar di Indonesia. "Bahkan, 70 persen UKM Indonesia diambil alih oleh China," paparnya.

Oleh karena itu, Syamsul mengharapkan pembangunan pemerintah perlu diarahkan untuk penyediaan lapangan kerja yang masif dan meningkatkan daya beli masyarakat secara menyeluruh. "Dengan demikian, masalah kemiskinan dan pengangguran dapat diatasi secara mendasar dan martabat bangsa bisa benar-benar ditegakkan," tandasnya.



Semoga Postingan AS Proteksi Ekonominya, Barang China Banjiri Indonesia ini, bisa berguna.

Jika ada yang keberatan dengan postingan ini, silahkan koment di bawah postingan AS Proteksi Ekonominya, Barang China Banjiri Indonesia.

url untuk postingan ini : http://e-detiknews.blogspot.com/2009/08/as-proteksi-ekonominya-barang-china.html

Related Posts by Categories



0 komentar

Poskan Komentar