Cute Girl

  • Hot Model Body Sexy - I love him, she have great body. His face is very cute. I'm not sure were she come from. Maybe Bali, Japan, Or Korea. But i sure she is very beautiful. You...
| 0 komentar ]

Ini Dia Kontraktor Bermodal 30 Mobil
dokumentasi Kompas
Contoh mobil curian
/

Karena kekurangan dana untuk meneruskan usahanya dalam pembangunan rumah yang dikembangkannya, seorang kontraktor nekat menggelapkan puluhan mobil sewaan. Pria itu adalah Agus Alexander (39), warga Perum Rumput Asri, Driyorejo, Gresik. Bersama rekannya, A Purwandi (39), warga Jalan Wonorejo Selatan, Surabaya, Agus melakukan penggelapan dengan modus menyewa mobil-mobil tersebut kemudian menjual atau menggadaikannya untuk mendapatkan uang senilai Rp 20 juta hingga Rp 30 juta per unit mobil.

Kasat Reskrim Polresta Surabaya Timur AKP Hartoyo mengatakan, dalam menjalankan aksinya, Agus mengaku sebagai Direktur Utama PT Wahana Surya Cemerlang, kontraktor proyek perumahan bagi para korban semburan lumpur Lapindo.

Usaha jahat Agus dan Purwandi terbongkar setelah beberapa pemilik rental melapor ke polisi. Keduanya ditangkap setelah dijebak di sebuah rental mobil di Jl Kertajaya.

Kedua pelaku kini diamankan di Mapolresta Surabaya Timur berikut barang bukti berupa sejumlah mobil, di antaranya Toyota Kijang Innova, Nissan X-Trail, Daihatsu Xenia, Toyota Avanza, dan Suzuki APV. Setelah menerima laporan beberapa pemilik mobil rental, polisi menyebar ciri-ciri kedua pelaku ke beberapa perusahaan rental mobil. Karena keduanya diperkirakan akan kembali mencari mobil sasaran.

Dugaan itu benar. Bersama dua rekannya yang lain, Agus dan Purwandi datang ke perusahan rental di Jl Kertajaya. Modusnya sama dengan aksi sebelumnya, yaitu mendaftar untuk menyewa mobil dengan mengatasnamakan perusahaannya.

Dalam proses penyewaan, Agus meminta Iin, salah satu rekannya, melakukan pencatatan kemudian meminta kuitansi bukti menyewa mobil yang ditandatangai pemilik mobil. Saat proses pencatatan, petugas di rental Jl Kertajaya curiga kemudian menghubungi polisi. Petugas Reskrim Polresta Surabaya Timur segera mendatangi tempat rental tersebut, kemudian menangkap keempat orang itu.

Dari hasil penyidikan, Agus dan Purwandi terbukti melakukan penggelapan. "Sementara Iin dan seorang lagi, mengaku hanya diajak untuk menyetir mobil yang digunakan berangkat dan mencatat dalam proses penyewaan, karena tugas Iin memang sekretaris di perusahaan yang disebut itu," AKP Hartoyo, Selasa (14/4).

Setelah ditangkap, polisi lalu mengembangkan penyidikan. Hasilnya, ternyata dalam dua bulan, kedua tersangka telah menggelapkan 30 mobil, meskipun keduanya hanya mengakui 14 mobil. Polisi kemudian membawa keduanya untuk menunjukkan dimana saja dia menjual dan menggadaikan mobil-mobil tersebut. Hasilnya, 13 mobil berhasil ditemukan dan kini diamankan di Mapolresta Surabaya Timur.

Polisi kini memburu tiga penadah, masing-masing A Khosim warga Jalan Semarang, M Zainal Arifin, warga Jalan Sidosermo, dan Ismail warga Jalan Rungkut Tengah Surabaya.

Mobil-mobil yang berhasil diamankan itu berasal dari Surabaya dan sekitarnya. Sedangkan sisa mobil diduga digadaikan atau dijual ke luar pulau.

Menurut AKBP Samudi, Kapolresta Surabaya Timur, dalam lanjutan penyidikan, polisi menemukan tiga mobil telah dikirim ke Madura dan satu mobil dibawa ke Kalimantan. "Yang dari Kalimantan sudah dalam perjalanan ke Surabaya," kata Samudi.

Kapolwiltabes Surabaya Kombes Pol Ronny F Sompie yang datang ke Mapolresta Surabaya Tmur untuk memberi atensi atas keberhasilan anak buahnya itu meminta masyarakat yang kehilangan mobil yang direntalkan agar mendatangi Mapolresta Surabaya Timur. "Mungkin mobil yang kami temukan milik Anda," ujar Ronny.

Sementara itu, Agus mengaku aksinya karena kekurangan dana untuk meneruskan kerja sama dalam pembangunan perumahan di kawasan Sidoarjo. "Dana yang saya butuhkan banyak. Sementara kalau utang bank, prosesnya lama dan butuh berbagai persyaratan. Maka jalan pintas ini yang saya lakukan," kata Agus.

Dia mengaku aksinya dilakukan sejak dua bulan lalu. Setelah mendapatkan mobil, Agus menyerahkan mobil ke Purwandi untuk dilempar ke penadah. Setelah itu, uang hasil penjualan diserahkan ke Agus, sedangkan Purwandi menerima imbalannya. "Semua uang yang saya dapat langsung saya gunakan untuk modal bisnis properti itu," tandas Agus yang kini bersama Purwandi dijerat pasal 372 KUHP jo 378 KUHP tentang penggelapan dan penipuan dengan ancaman hukuman hingga 4 tahun. rie


http:// regional.kompas. com/read/xml/2009/04/15/08443389%20/ini.dia.kontraktor.bermodal.30.mobil




Semoga Postingan Ini Dia Kontraktor Bermodal 30 Mobil ini, bisa berguna.

Jika ada yang keberatan dengan postingan ini, silahkan koment di bawah postingan Ini Dia Kontraktor Bermodal 30 Mobil.

url untuk postingan ini : http://e-detiknews.blogspot.com/2009/04/ini-dia-kontraktor-bermodal-30-mobil.html

Related Posts by Categories



0 komentar

Poskan Komentar