Cute Girl

  • Hot Model Body Sexy - I love him, she have great body. His face is very cute. I'm not sure were she come from. Maybe Bali, Japan, Or Korea. But i sure she is very beautiful. You...
| 0 komentar ]

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Tumbuhan merupakan organisme autotrof. Untuk mempertahankan jenisnya tumbuhan membentuk buah sebagai cikal bakal menjadi generasi baru. Buah merupakan suatu organ yang berasal dari bunga yang menyelubungi biji dan nantinya akan berguna untuk pemencaran. Buah ini tediri dari biji dan badan/daging buah yang menyelubungi biji. Susunan buah berhubungan erat dengan cara pemencaran biji.

Setiap tanaman yang berbunga hamper semuanya menghasilkan buah, karena dari buah ini mengandung biji yang nantinya akan tumbuh menjadi individu baru. Maka dari itu dalam paper ini akan dibahas tentang buah.

1.2 Rumusan Masalah

dalam paper ini akan dibahas beberapa masalah, diantaranya :

1. Bagaimana karakteristik buah yang dihasilkan oleh tumbuhan ?

2. Bagaimana pengklasifikasian buah secara ilmu taksonomi ?

1.3 Tujuan

Adapun tujuan dari penyusunan paper ini adalah :

1. Untuk mengetahui bagaimana karakteristik dari buah

2. Untuk lebih memahami tentang buah yang ada di permukaan bumi yang begitu banyak.

3. Selain itu juga penyusunan paper ini bertujuan manambah kepustakaan yang sudah tentunya yang berkaitan tentang buah.

BAB II

ISI

2.1 Buah (Fructus)

Secara umum tumbuhan menghasilkan buah, karena dari buah ini yang nantinya akan tumbuh menjadi individu baru. Buah merupakan suatu organ yang berasal dari bunga yang menyelubungi biji.

Berdasarkan susunan dan asal bagian-bagian yang membentuk buah, maka buah dibedakan menjadi :

a. Buah Sungguh (Buah sejati), jika buah terbentuk dari bakal buah saja. Buah biasanya tidak diselubungi oleh bagian-bagian lain yang disebut buah tenjang (fructus nudus).

b. Buah Semu (Fructus spurius), Jika selain bakal buah ikut pula bagian-bagian lain dari bunga mengambil bagian dalam pembentukan buah. Bahkan akhirnya dapat merupakan bagian yang utama dari buah tadi. Buah ini diselubungi oleh sesuatu organ, maka disebut dengan buah tertutup (Fructus clausus).

Buah terdiri atas biji dan badan yang menyelubungi biji kulit badan disebut dinding buah (Pericarpium) dapat dibedakan menjadi, dinding luar (Exocarpium), dinding dalam (Endocarpium) dan tengah (Mesocarpium). Susunan buah berkaitan erat dengan cara pemencaran biji. Pemencaran buah ada yang memerlukan perlindungan, misalnya buah nyamplung dan ada pemencaran tanpa bantuan. Factor luar yaitu :

1. Hevea, Ricinus Communis

2. Pemencaran oleh binatang (Zookari) dan oleh manusia (antropokari)

3. pemencaran oleh angina (anemokori)

4. pemencaran oleh air (hidrokori)

bunga pada tumbuhan tertentu ada yang ikut tumbuh dan tetap tinggal pada buah dengan tidak mempengaruhi bentuk dan sifat buah itu sendiri, misalnya :

- Daun pelindung pada bunga jantan jagung (Zea mays)

- Daun kelopak pada bunga terong (Solanum melongena)

- Kepala putik pada buah mangistan (Garcinia mongastana)

Selain bakal buah ikut membentuk buah, bagian bunga yang lain juga ikut membentuk buah yang merupakan bagian utama buah hingga menghasilkan buah semu.

Buah semu dibedakan menjadi 3 yaitu :

1. buah semu tunggal, yang terjadi dari satu bunga dengan satu bakal buah. Misalnya :

a. tangkai bunga merupakan bagian utama buah, membesar berdaging dan dapat dimakan. Misalnya jambu monyet (Anacardium occidentale).

b. kelopak merupakan bagian penting buah. Misalkan pada buah ciplukan (Physalis minima).

2. buah semu ganda, buah semu yang berasal dari satu bunga dengan banyak bakal buah yang masing-masing lepas dan tumbuh menjadi buah, tetapi disertai pula oleh bagian-bagian bunga lainnya seperti misalnya buah arbei (Fragaria vesca).

3. buah semu majemuk, buah semu yang berasal dari bunga majemuk yang seluruhnya hanya tampak sebagai satu buah. Tangkai bunga menebal, tenda bunga berlekatan dan menjadi kulit buah. Misalnya buah nangka (Artocarpus integra).

Buah sejati dibedakan dalam :

1. Buah Sejati Tunggal

2. Buah Sejati ganda

3. Buah Sejati Majemuk.

2.2. Buah Sejati Tunggal

Buah sejati tunggal adalah buah sejati yang terjadi dari satu bunga dengan satu bakal buah yang berisi satu biji atau lebih dan dibedakan dalam :

1). Buah sejati tunggal kering (siccus), yaitu yang bagian luarnya keras dan mengayu atau seperti kulit yang mengering.

2). Buah sejati tunggal berdaging (carnosus), jika dinding buahnya menjadi tebal berdaging.

Buah sejati tunggal kering di bedakan lagi dalam :

a). Yang tidak pecah (indehiscens)

Tiap-tiap buah hanya mengandung 1 biji. Sehingga untuk pemencaran buah tak perlu pecah untuk melepaskan bijinya. Contohnya :

a. Buah Padi (Caryopsis). Buah berbiji 1, tidak pecah. Dinding buah tipis, berlekatan menjadi satu dengan kulit biji. Sedang kulit biji ini kadang-kadang berlekatan pula dengan bijinya. Buah seluruhnya terbungkus oleh sekam.

b. Buah Kurung (achenium). Buah berbiji 1 tidak pecah, dinding buah tipis, berdempetan dengan kulit biji, tetapi kedua kulitnya tidak berlekatan.

c. Buah Serangan (Castanea argentea). Buah terbentuk dari 2 helai daun buah atau lebih. Bakal bijinya lebih dari satu, tetapi biasanya yang menjadi biji sempurna hanya satu. Dinding buah keras, kadang-kadang mengayu, tidak berlekatan dengan kulit biji.

b). Yang pecah (dehiscens)

Umumnya buah ini mengandung lebih dari satu biji, sehingga pecahnya buah itu seakan-akan memang dengan suatu tujuan tertentu, yaitu agar biji terlempar jauh tidak terkumpul si suatu tempat.

Berdasarkan cara pecahnya, buah ini dibedakan dalam :

a). Buah berbelah (schizocarpium)

Buah ini mempunyai dua ruang atau lebih, masing-masing dengan sebuah biji di dalamnya. Jika pecah tiap ruang terpisah. Menurut jumlah ruang-ruang, buah ini dibedakan lagi dalam :

- buah belah dua (diachenium). Buah pada waktu masak membelah menjadi dua bagian, masing-masing menyerupai buah kurung dengan satu biji di dalamnya, contohnya Centella asiatica (daun kaki kuda).

- buah belah tiga (triachenium). Buah membelah menjadi 3 bagian, contohnya Tropoelum majus.

- buah belah empat (tetrachenium). Buah membelah menjadi empat bagian, contohnya Ocium basilicum

- buah belah lima (pentachenium). Seperti di atas, buah berbelah menjadi lima bagian.

- buah belah banyak (polyachenium), seperti terdapat beberapa macam Malvaceae.

2). Buah Kendaga (rhegma)

Buah ini sifatnya sama dengan buah belah. Tetapi bagian-bagiannya yang terpisah lalu pecah. Sehingga biji yang ada di dalamnya terlepas dari ruangan. Tiap-tiap bagian terbentuk oleh satu daun buah. Jadi buah tersusun dari sejumlah daun buah yang banyaknya sama dengan jumlah ruangan. Menurut jumlah ruang (kendaga) dapat dibedakan :

- buah kendaga dua (dicoccus). Buah membelah menjadi 2 kendaga. Masing-masing lalu pecah dan mengeluarkan 1 biji.

- buah kendaga tiga (tricoccus). Buah membelah menjadi 3 bagian. Contohmya Ricinua, Hevea.

- buah kendaga banyak (polycoccus), buah menjadi banyak bagian. Misalnya Malvaceae.

3). Buah Kotak.

Terdiri atas satu atau beberapa daun buah. Buah kotak dibedakan lagi dalam :

- buah bumbung (folliculus). Buah ini terjadi dari sehelai daun buah. Mempunyai satu ruangan dengan banyak biji, jarang sekali hanya satu. misalnya: Calotropis, Lochnera.

- buah polongan (legumen). Berasal dari sehelai daun buah dengan satu ruangan.

- buah lobak (siliqua). Berasal dari dua daun buahdengan satu ruangan dan dua tembuni yang bertemu di tengah ruangan hingga merupakan suatu sekat semu. Umumnya terdapat pada Cruciferae.

- buah kotak sejati (capsula). Berasal dari dua daun buah atau lebih yang mempunyai sejumlah ruangan sesuai dengan jumlah daun buahnya.

2.3 Buah Sejati Tunggal Berdaging

Umumnya tidak pecah saat masak, tetapi daya yang pecah, yaitu pada Myristica fragrans saat masak.

a. Buah Buni (Bacca). Dinding luar tipis, lapisan dalam tebal, lunak dan berair. Biji lepas dalam lapisan tersebut, seperti pada Psidium, Averhoeae, Antidesmu.

b. Buah Mentimun (Pepo). Susunannya dengan buah ini. Kulit luar lebih tebal dan kuat. Di tengah buah sering terdapat ruang kosong.. cucubitaceae.

c. Buah Jeruk (Hesperidium). Seperti buah buni dengan 3 lapis kulit buah. Lapisan luar yang kuat dan mengandung banyak kelenjar minyak atsiri. Lapisan kedua berupa jaringan bunga karang dan kemudian lapisan yang terdiri atas gelembung-gelembung berisi cairan : Rutaceae.

e. Buah Delima. Dinding luar keras. Hampir mengayu yang dalam seperti bunga karang tetapi liat, dengan banyak ruang. Masing-masing ruang dengan banyak biji : Purlca granatum

f. Buah Apel. Dengan 3 lapis buah pala. Yang luar tipis menjangat, yang tengah berdaging, yang dalam tipis :Pirus malus

g. Buah batu (Drupa) dengan 3 lapis kulit buah

- eksokarpium ; tipis menjangat

- Mesokarpium : berdaging/berserabut

- endokarpium ; amat keras seperti batu : Mangifera cocos.

Buah Sejati Ganda

Berasal dari satu bunga dengan banyak bakal buah yang masing-masing lepas, tetapi akhirnya merupakan kumpulan buah maupun kelihatan seperti satu.

- buah kurung ganda. Dasar bunga berbentuk periuk dengan di dalamnya banyak buah : Rosa

- buah batu ganda : Rubus

- buah bumbung ganda : Michelia

- buah buni ganda : Annonaceae.

Buah Sejati Majemuk

Barasal dari suatu bunga majemuk, jadi berasal dari banyak bunga dengan banyak bakal buah, tetapi seluruhnya seakan-akan merupakan satu buah.

- buah buni majemuk : Ananas

- buah batu majemuk : Pandanus

- buah kurung majemuk : Helianthus.

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Setiap tanaman yang berbunga menghasilkan buah. Dari buah mengandung biji yang nantinya akan menjadi individu baru. Buah merupakan suatu organ yang berasal dari bunga yang menyelubungi.

Baik buah sejati tunggal, buah sejati tunggal berdaging, buah sejati ganda maupun buah sejati bajemuk mempunyai karakteristik tersendiri sesuai dengan buah itu sendiri.



Semoga Postingan Karakteristik Dari Buah ini, bisa berguna.

Jika ada yang keberatan dengan postingan ini, silahkan koment di bawah postingan Karakteristik Dari Buah.

url untuk postingan ini : http://e-detiknews.blogspot.com/2009/03/karakteristik-dari-buah.html

Related Posts by Categories



0 komentar

Poskan Komentar