Cute Girl

  • Hot Model Body Sexy - I love him, she have great body. His face is very cute. I'm not sure were she come from. Maybe Bali, Japan, Or Korea. But i sure she is very beautiful. You...
| 0 komentar ]

PENDAHULUAN

Seperti yang kita ketahui,teknologi kini telah merembes dalam
kehidupan kebanyakan manusia bahkan dari kalangan atas hingga menengah
kebawah sekalipun.Dimana upaya tersebut merupakan cara atau jalan di
dalam mewujudkan kesejahteraan dan peningkatan harkat martabat
manusia.

Atas dasar kreatifitas akalnya, manusia mengembangkan IPTEK dalam
rangka untuk mengolah SDA yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha
Esa.Dimana dalam pengembangan IPTEK harus didasarkan terhadap moral
dan kemanusiaan yang adil dan beradab,agar semua masyarakat mengecam
IPTEK secara merata.Begitu juga diharapkan SDM nya bisa lebih baik
lagi,apalagi banyak kemudahan yang kita dapatkan.Namun,berbanding
terbalik dengan realita yang ada karena semakin canggih perkembangan
teknologi,telah membuat masyarakat menjadi malas yang disebabkan oleh
kemudahan-kemudahan yang ada tersebut.Ambil saja salah satu contoh
perkembangan IPTEK dibidang telekomunikasi dimana zaman dahulu
handphone itu sangat langka karena harganya yang mahal berbeda dengan
sekarang harga handphone sudah sangat murah dan menjangkau lapisan
menengah ke bawah.

Disatu sisi telah terjadi perkembangan yang sangat baik sekali di
aspek telekomunikasi,namun pelaksanaan pembangunan IPTEK masih belum
merata. Masih banyak masyarakat kurang mampu yang putus harapannya
untuk mendapatkan pengetahuan dan teknologi tersebut.Hal itu
dikarenakan tingginya biaya pendidikan yang harus mereka tanggung.Maka
dari itu,pemerintah perlu menyikapi dan menanggapi masalah-masalah
tersebut, agar peranan IPTEK dapat bertujuan untuk meningkatkan Sumber
Daya Manusia yang ada.

Adapun Rumusan Masalah yang dapat penulis angkat yaitu bagaimana
pelaksanaan dan pengembangan IPTEK di Indonesia serta apakah peranan
IPTEK ditengah zaman yang semakin pesat dapat meningkatkan kualitas
sumber daya manusia?


PEMBAHASAN

A. PELAKSANAAN DAN PENGEMBANGAN IPTEK DI INDONESIA

Peradaban bangsa dan masyarakat dunia di masa depan sudah dipahami dan
disadari akan berhadapan dengan situasi serba kompleks dalam berbagai
cabang ilmu pengetahuan, sebut saja antara lain; cloning, cosmology,
cryonics, cyberneties, exobiology, genetic, engineering dan
nanotechnology. Cabang-cabang IPTEK itu telah memunculkan berbagai
perkembangan yang sangat cepat dengan implikasi yang menguntungkan
bagi manusia atau sebaliknya.

Untuk mendayagunakan Iptek diperlukan nilai-nilai luhur agar dapat
dipertanggungjawabkan. Rumusan 4 (empat) nilai luhur pembangunan Iptek
Nasional, yaitu :

1. Accountable, penerapan Iptek harus dapat dipertanggungjawabkan baik
secara moral, lingkungan, finansial, bahkan dampak politis

2. Visionary, pembangunan Iptek memberikan solusi strategis dan jangka
panjang, tetapi taktis dimasa kini, tidak bersifat sektoral dan tidak
hanya memberi implikasi terbatas.

3. Innovative, asal katanya adalah "innovere" yang artinya temuan baru
yang bermanfaat. Nilai luhur pembangunan Iptek artinya adalah
berorientasi pada segala sesuatu yang baru, dan memberikan apresiasi
tinggi terhadap upaya untuk memproduksi inovasi baru dalam upaya
inovatif untuk meningkatkan produktifitas.

4. Excellence, keseluruhan tahapan pembangunan Iptek mulai dari fase
inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, implikasi
pada bangsa harus baik, yang terbaik atau berusaha menuju yang
terbaik.

Pesatnya kemajuan Iptek memerlukan penguasaan, pemanfaatan, dan
kemajuan Iptek untuk memperkuat posisi daya saing Indonesia dalam
kehidupan global.


B. DAMPAK PERKEMBANGAN IPTEK DI INDONESIA

1. Perkembangan Iptek disamping bermanfaat untuk kemajuan hidup
Indonesia juga memberikan dampak negatif. Hal yang perlu diperhatikan
dalam penerapan IPTEK untuk menekan dampaknya seminimal mungkin,
antara lain :

1). Menjaga keserasian dan keseimbangan dengan lingkungan setempat.

2). Teknilogi yang akan diterapkan hendaknya betul-betul dapat
mencegah timbulnya permasalahan di tempat itu.

3). Memanfaatkan seoptimal mungkin segala sumber daya alam dan sumber
daya manusia yang ada.

2. Dampaknya dalam :

a. Penyediaan Pangan

Perkembangan IPTEK dalam bidang pangan dimungkinkan karena adanya
pendidikan, penelitian dan pengembangan di bidang pertanian terutama
dalam peningkatan produktivitas melalui penerapan varitas unggul,
pemupukan, pemberantasan hama dan penyakit, pola tanaman dan
pengairan. Namun di sisi lain perkembangan tersebut berdampak fatal,
misalkan saja penggunaan pestisida dalam pemberantasan hama ternyata
dapat menyebabkan penyakit dalam tubuh manusia.

b. Penyediaan Sandang

· Pada awalnya bahan sandang dihasilkan dari serat alam seperti kapas,
sutra, woll dan lain-lain

· Perkembangan teknologi matrial polimer menghasilkan berbagai serat
sintetis sebagai bahan sandang seperti rayon, polyester, nilon,
dakron, tetoron dan sebagainya

· Kulit sintetik juga dapat dibuat dari polimer termoplastik sebagai
bahan sepatu, tas dan lain-lain

· Teknologi pewarnaan juga berkembang seperti penggunaan zat azo dan sebagainya.

c. Penyediaan Papan

· Teknologi papan bersangkut paut dengan penyediaan lahan dan bidang
perencanaan seperti city planning, kota satelit, kawasan pemukiman dan
sebagainya yang berkaitan dengan perkembangan penduduk

· Awalnya bahan pokok untuk papan adalah kayu selanjutnya dikembangkan
teknologi matrial untuk mengatasi kekurangan kayu

· Untuk mengatasi kekurangan akan lahan dikembangkan teknologi gedung
bertingkat, pembentukan pulau-pulau baru, bahkan tidak menutup
kemungkinan pemukiman ruang angkasa.

d. Peningkatan Kesehatan

· Perkembangan Imu Kedeokteran seperti : ilmu badah dan lain-lain

· Penemuan alat-alat kedokteran seperti : stetoskup, USG, dan lain-lain

· Penemuan obat-obatan seperti anti biotik, vaksin dan lain-lain

· Penemuan radio aktif untuk mendeteksi penyakit secara tepat seperti
tumor dan lain-lain

· Penelitian tentang kuman-kuman penyakit dan lain-lain.

e. Penyediaan Energi

· Kebutuhan akan energi

· Sumber-sumber energi

· Sumber energi konvensional tak dapat diperbaharui

· Sumber energi pengganti yang tak habis pakai

· Konversi energi dari satu bentuk kebentuk yang lain.

KESIMPULAN

Dengan memperhatikan perkembangan dan kemajuan zaman dengan sendirinya
pemanfaatan dan penguasaan IPTEK mutlak diperlukan untuk mencapai
kesejahteraan bangsa. Visi dan misi IPTEK dirumuskan sebagai panduan
untuk mengoptimalkan setiap sumber daya IPTEK yang dimiliki oleh
bangsa Indonesia, Undang-Undang No. 18 Tahun 2002 tentang Sistem
Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi yang telah diberlakukan sejak 29 Juli 2002, merupakan
penjabaran dari visi dan misi IPTEK sebagaimana termaksud dalam UUD
1945 Amandemen pasal 31 ayat 5, agar dapat dilaksanakan oleh
pemerintah besrta seluruh rakyat dengan sebaik-baiknya. Selain itu
pula perkembangan IPTEK di berbagai bidangdi tengah perkembangan zaman
yang semakin pesat semestinya dapat meningkatkan kualitas SDM di
tengah bermunculannya dampak negative dari adanya perkembangan IPTEK,
sehingga diperlukan pemikiran yang serius dan mantap dalam menghadapi
permasalahan dalam penemuan-penemuan baru tersebut.



Semoga Postingan Iptek Nasional [makalah] ini, bisa berguna.

Jika ada yang keberatan dengan postingan ini, silahkan koment di bawah postingan Iptek Nasional [makalah].

url untuk postingan ini : http://e-detiknews.blogspot.com/2009/03/iptek-nasional-makalah.html

Related Posts by Categories



0 komentar

Poskan Komentar