Cute Girl

  • Hot Model Body Sexy - I love him, she have great body. His face is very cute. I'm not sure were she come from. Maybe Bali, Japan, Or Korea. But i sure she is very beautiful. You...
| 0 komentar ]

JAKARTA, KOMPAS.com — Krisis ekonomi dunia memangkas jumlah orang
superkaya dunia yang memiliki harta di atas 1 miliar dollar AS (Rp 12
triliun, kurs Rp 12.000 per dollar AS). Hal itu terlihat dari daftar
orang terkaya di dunia 2009 versi majalah Forbes yang terbit Rabu
(11/3) di Amerika Serikat.

Tahun lalu, jumlah miliuner berharta lebih dari 1 miliar dollar AS
masih 1.125 orang. Kini, menyusut menjadi 793 orang. "Badai finansial
membuat kehancuran besar pada sistem keuangan," ujar Steve Forbes,
Chief Executive Officer (CEO) Forbes, sebagaimana dikutip Bloomberg.

Nah, di antara nama-nama para orang kaya kelas dunia, terselip lima
nama orang kaya dari Indonesia yang memiliki harta di atas 1 miliar
dollar AS. Mereka adalah Michael Bambang Hartono dan Robert Budi
Hartono, dua bersaudara pemilik Grup Djarum. Kemudian Sukanto Tanoto,
pemilik imperium bisnis Raja Garuda Mas (RGM) Grup; Martua Sitorus,
pendiri Wilmar International; serta Peter Sondakh, pendiri Grup
Rajawali. Mereka pula yang kini menjadi lima orang terkaya di
Indonesia.

Dalam daftar Forbes, Bambang Hartono menempati peringkat orang terkaya
ke-439 dunia dengan nilai kekayaan 1,7 miliar dollar AS. Sementara
Budi Hartono menempati ranking ke-440, juga dengan kekayaan senilai
1,7 miliar dollar AS. Mereka menjadi orang terkaya nomor satu dan
nomor dua di Indonesia.

Kekayaan kedua bersaudara anak pendiri Djarum Oei Wie Gwan ini tak
jauh berubah ketimbang hasil survei orang terkaya di Indonesia yang
dirilis Forbes Asia akhir tahun lalu. Saat itu, Budi mencatatkan
kekayaan 1,72 miliar dollar AS, sementara kekayaan Michael 1,68 miliar
dollar AS.

Menurut Forbes, keuntungan terbesar Michael dan Budi datang dari Bank
Central Asia (BCA). Keluarga Hartono memiliki 47,5 persen saham BCA
lewat Farindo Holding. Mal Grand Indonesia juga ikut memupuk kekayaan
Michael dan Budi.

Nah, posisi Hartono bersaudara tadi menggeser kursi Sukanto yang
menjadi orang terkaya nomor satu di Indonesia. Sebab, selama 2008,
kekayaan Sukanto turun dari 2 miliar dollar AS menjadi 1,6 miliar
dollar AS. Kini, Sukanto menempati posisi ke-463 terkaya dunia, dan
nomor tiga di Indonesia.

Kekayaan Sukanto tergerus akibat penurunan harga komoditas. Ini
memukul bisnis kertas dan bubur kertas Sukanto. Selain itu, bisnis
Asian Agri, perusahaan minyak kelapa sawit (CPO) milik Sukanto, juga
ikut terganggu karena melemahnya harga CPO pada akhir 2008.

Nasib mujur mendekati Martua Sitorus. Pendiri Wilmar International ini
menempati urutan ke-554 miliuner dunia, dengan kekayaan bersih 1,4
miliar dollar AS. Kekayaan Martua naik dari 1,3 miliar dollar AS
walaupun harga saham Wilmar turun hingga separuh.

Nama terakhir konglomerat Indonesia yang memiliki harta 1 miliar
dollar AS adalah Peter Sondakh, pendiri Grup Rajawali. Forbes
menghitung kekayaan Peter 1 miliar dollar AS lebih sedikit, dan tak
banyak berubah dari tahun sebelumnya.

Jika membandingkan dengan peringkat 2008, tahun ini ada dua
konglomerat Indonesia yang terpental dari daftar pemilik harta di atas
1 miliar dollar AS. Tahun lalu, ada tujuh orang yang memiliki kekayaan
di atas 1 miliar dollar AS.

Dua orang yang tersingkir adalah Putera Sampoerna dan pemilik Grup
Wings, Eddy William Katuari. Tahun lalu, Forbes menghitung Putera
tercatat memiliki kekayaan 1,5 miliar dollar AS dan kekayaan Eddy
senilai 1,04 miliar dollar AS. (Harris Hadinata, Uji Agung Santosa,
Anna Suci Perwitasari/Kontan)


http:// bisniskeuangan.kompas.
com/read/xml/2009/03/13/09144999/Inilah.Orang-orang.Kaya.Indonesia



Semoga Postingan Inilah Orang-orang Kaya Indonesia ini, bisa berguna.

Jika ada yang keberatan dengan postingan ini, silahkan koment di bawah postingan Inilah Orang-orang Kaya Indonesia.

url untuk postingan ini : http://e-detiknews.blogspot.com/2009/03/inilah-orang-orang-kaya-indonesia.html

Related Posts by Categories



0 komentar

Poskan Komentar